GDM 13-34切石基说明书.pdf - 第57页

Bahasa Indonesia | 57 Bosch Power Tools 1 609 9 2A 41D | ( 26.9.17) Cara memasang  Sebelum mulai dengan pekerjaan pada per kakas listrik, tarikla h steker dari stopkontak. Penghisapan debu  Debu dari bahan-bahan sepert…

100%1 / 79
56 | Bahasa Indonesia
1 609 92A 41D | (26.9.17) Bosch Power Tools
Gunakanlah alat detektor logam yang cocok untuk
mencari kabel dan pipa yang tidak terlihat atau hu-
bungi perusahaan pengadaan setempat. Sentuhan de-
ngan kabel-kabel listrik dapat mengakibatkan api dan
kontak listrik. Pipa gas yang dirusak dapat mengakibatkan
ledakan. Pipa air yang dirusak mengakibatkan kerusakan
barang-barang atau dapat mengakibatkan kontak listrik.
Janganlah memegang piringan pemotong segera
setelah berhenti bekerja, tunggulah sampai piringan
pemotong menjadi dingin. Piringan pemotong menjadi
sangat panas jika digunakan.
Penjelasan tentang produk dan daya
Bacalah semua petunjuk-petunjuk untuk
keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk
untuk penggunaan. Kesalahan dalam
menjalankan petunjuk-petunjuk untuk
keselamatan kerja dan petunjuk-petunjuk
untuk penggunaan dapat mengakibatkan
kontak listrik, kebakaran dan/atau luka-luka
yang berat.
Penggunaan alat
Perkakas listrik ini cocok untuk memotong atau membuat alur
secara horisontal dalam bahan-bahan yang bermineral
misalnya marmer, tanpa menggunakan air, dengan ketentuan
harus diletakkan secara langsung di atas benda yang
dikerjakan dengan menggunakan pelat dasar dan kap
pelindung. Perkakas listrik ini tidak cocok untuk pemotongan
dalam bahan kayu, bahan sintetik atau logam.
Bagian-bagian pada gambar
Nomor-nomor dari bagian-bagian perkakas pada gambar
sesuai dengan gambar perkakas listrik pada halaman
bergambar.
1 Tombol untuk menghidupkan dan mematikan
2 Tombol pengunci untuk tombol untuk menghidupkan
dan mematikan
3 Skala untuk kedalaman pemotongan
4 Baut kupu-kupu untuk penyetelan pendahuluan
kedalaman pemotongan
5 Tanda panah arah pada poros gerinda
6 Kap pelindung
7 Tanda untuk pemotongan 0°
8 Tanda untuk pemotongan 45°
9 Baut kupu-kupu untuk penyetelan pendahuluan sudut
potong
10 Pelat dasar
11 Skala sudut potong
12 Pegangan (genggaman terisolir)
13 Poros kerja
14 Flens untuk poros kerja
15 Mata potong intan*
16 Flens pemegang
17 Kunci ring
18 Baut pemegang
19 Kunci mur dalam
20 Baut kupu-kupu untuk mistar sejajar*
21 Mistar sejajar*
*Aksesori yang ada pada gambar atau yang dijelaskan, tidak
termasuk pasokan standar. Semua aksesori yang ada bisa Anda
lihat dalam program aksesori Bosch.
Data teknis
Mesin gergaji batu GDM 13-34 GDM 13-34
Nomor model
3 601 36A 2.. 3 601 36A 2B0
Masukan nominal
W13001300
Kecepatan putaran nominal
min
-1
12000 12000
Diameter maks. mata potong intan
mm 114 114
Ketebalan min. piringan pemotong
mm 1,6 1,6
Ketebalan maks. piringan pemotong
mm 2,4 2,4
Garis tengah lubang
mm 20 15
Kedalaman pemotongan maks.
Pada sudut potong 0°
Pada sudut potong 45°
mm
mm
34
22
34
22
Berat sesuai dengan EPTA-Procedure 01:2014 kg 2,8 2,8
Klasifikasi keamanan
/II /II
Data-data berlaku untuk tegangan nominal [U] 230 V. Pada tegangan yang lebih rendah dan pada model khusus mancanegara data-data ini bisa berla-
inan.
OBJ_BUCH-936-006.book Page 56 Tuesday, September 26, 2017 12:39 PM
Bahasa Indonesia | 57
Bosch Power Tools 1 609 92A 41D | (26.9.17)
Cara memasang
Sebelum mulai dengan pekerjaan pada perkakas
listrik, tariklah steker dari stopkontak.
Penghisapan debu
Debu dari bahan-bahan seperti misalnya cat yang
mengandung timbel (timah hitam), beberapa jenis kayu,
bahan mineral dan logam bisa berbahaya bagi kesehatan.
Menyentuh atau menghirup debu-debu ini bisa
mengakibatkan reaksi alergi dan/atau penyakit saluran
pernafasan dari orang yang menggunakan mesin atau
orang yang berada di dekatnya.
Beberapa debu tertentu seperti misalnya debu kayu pohon
quercus atau pohon fagus silvatica dianggap bisa
mengakibatkan penyakit kanker, terutama dalam
campuran dengan bahan-bahan tambahan untuk
pengolahan kayu (kromat, obat pengawet kayu). Bahan-
bahan yang mengandung asbes hanya boleh dikerjakan
oleh orang-orang yang ahli.
Perhatikanlah supaya ada pertukaran udara di tempat
kerja.
Kami anjurkan supaya Anda memakai kedok anti debu
dengan saringan (filter) kelas P2.
Taatilah peraturan-peraturan untuk bahan-bahan yang
dikerjakan yang berlaku di negara Anda.
Memasang/mengganti mata potong intan
(lihat gambar A)
Untuk memasang dan mengganti mata potong intan
kami anjurkan supaya Anda memakai sarung tangan
pelindung.
Mata potong intan menjadi sangat panas selama
penggunaan, janganlah memegangnya, tunggulah
sampai menjadi dingin.
Gunakanlah selalu hanya mata potong intan yang betul
ukurannya dan cocok garis tengah lubangnya, yang
sesuai dengan data-data yang tercantum dalam bab
Data teknis.
Gunakanlah hanya mata potong berintan. Mata potong
intan yang bersekmen hanya boleh mempunyai sudut
pemotong negatip dan celah maksimal sebesar 10 mm
di antara sekmen-sekmen.
Memasang mata potong intan
Bersihkan mata potong intan 15 dan semua jepitan dan
bagian-bagian jepitan yang akan dipasangkan.
Pasangkan flens untuk poros kerja 14 pada poros kerja 13.
Pasangkan mata potong intan 15 pada flens untuk poros kerja
14. Arah panah pada mata potong intan 15 dan arah putaran
pada kap pelindung 6 harus saling mencocoki.
Pasangkan flens pemegang 16 dan putarkan masuk baut
pemegang 18.
Dengan menggunakan kunci ring 17, tahankan flens
pemegang 16 dan dengan menggunakan kunci mur dalam 19,
kencangkan baut pemegang 18.
Melepaskan mata potong intan
Dengan menggunakan kunci ring 17, tahankan flens
pemegang 16 dan dengan menggunakan kunci mur dalam 19,
lepaskan baut pemegang 18.
Copotkan flens pemegang 16 dan mata potong intan 15 dari
poros kerja 13.
Penggunaan
Macam penggunaan
Sebelum mulai dengan pekerjaan pada perkakas
listrik, tariklah steker dari stopkontak.
Menyetel sudut pemotongan (lihat gambar B)
Kendorkan baut kupu-kupu untuk penyetelan pendahuluan
sudut potong 9. Olengkan perkakas listrik, sampai sudut
potong yang diperlukan tersetelkan pada skala 11.
Kencangkan kembali baut kupu-kupu 9.
Petunjuk: Pada pemotongan yang tidak tegak lurus,
kedalaman pemotongan lebih kecil daripada angka yang
terlihat pada skala 3.
Penyetelan pendahuluan kedalaman pemotongan
(lihat gambar C)
Penyetelan pendahuluan kedalaman pemotongan
hanya boleh dilakukan pada perkakas listrik yang
berada pada penyetelan mati.
Cocokkan kedalaman pemotongan pada ketebalan dari
benda yang akan dikerjakan. Hasil pemotongan yang paling
bagus didapatkan jika mata potong intan melampaui benda
yang dikerjakan kira-kira 2 mm.
Kendorkan baut kupu-kupu untuk penyetelan pendahuluan
kedalaman pemotongan 4. Untuk mengurangi kedalaman
pemotongan, tarikkan perkakas listrik menjauh dari pelat
dasar 10, untuk menambah kedalaman pemotongan,
tekankan perkakas listrik ke pelat dasar 10. Setelkan ukuran
yang diperlukan pada skala untuk kedalaman pemotongan 3.
Kencangkan kembali baut kupu-kupu 4.
Tanda-tanda pemotongan
Tanda pemotongan 0° (7) menunjukkan posisi mata potong
intan pada pemotongan dengan sudut siku. Tanda
pemotongan 45° (8) menunjukkan posisi mata potong intan
pada pemotongan dengan sudut 45°.
Cara penggunaan
Perhatikan tegangan jaringan listrik! Tegangan
jaringan listrik harus sesuai dengan tegangan listrik
yang tercantum pada label tipe perkakas listrik.
Menghidupkan/mematikan
Untuk menghidupkan, tekan tombol untuk menghidupkan
dan mematikan 1 dan tahan tekanan.
Untuk mengunci tombol untuk menghidupkan dan
mematikan 1 yang tertekan, tekan tombol pengunci 2.
Untuk mematikan, lepaskan tombol untuk menghidupkan
dan mematikan 1 atau jika dikunci dengan tombol pengunci 2,
tekan sebentar tombol 1 dan lepaskan.
OBJ_BUCH-936-006.book Page 57 Tuesday, September 26, 2017 12:39 PM
58 | Bahasa Indonesia
1 609 92A 41D | (26.9.17) Bosch Power Tools
Periksalah selalu mata potong intan sebelum
menggunakan perkakas listrik. Mata potong intan
harus dipasangkan dengan betul dan harus bisa
berputar bebas. Lakukanlah uji coba selama paling
sedikit 1 menit tanpa pembebanan. Janganlah
menggunakan mata potong intan yang rusak, sembul
atau yang menyebabkan getaran. Mata potong intan
yang rusak bisa pecah dan menyebabkan luka-luka.
Petunjuk-petunjuk untuk pemakaian
Berhati-hatilah jika membuat aluran instalasi pada
dinding-dinding yang memikul beban, lihat bab
„Petunjuk-petunjuk untuk statika“.
Janganlah membebankan perkakas listrik terlalu berat
sehingga berhenti.
Setelah pembebanan yang berat, biarkan perkakas
listrik jalan tanpa pembebanan selama beberapa menit
untuk mendinginkan alat kerja yang digunakan.
Untuk pemotongan dengan kedalaman pemotongan
melebihi 20 mm di bahan-bahan yang keras, misalnya
beton, jangan memotong sekaligus, melainkan lakukan
pemotongan beberapa kali, supaya motor tidak
dibebankan terlalu berat.
Tahankan benda yang dikerjakan dengan alat
pemegang, jika benda tidak mantap karena beratnya
sendiri.
Perkakas listrik ini hanya boleh digunakan untuk
pemotongan tanpa air.
Mata potong intan menjadi sangat panas selama
penggunaan, janganlah memegangnya, tunggulah
sampai menjadi dingin.
Lindungilah piringan pemotong terhadap sengkolan,
benturan dan lemak. Janganlah menekan piringan pemotong
dari sisi sampingnya.
Janganlah meremkan mata potong intan yang masih berputar
dengan cara menekankan sisi sampingnya.
Selama memotong bahan-bahan yang sangat keras, misalnya
beton dengan kadar kerikil yang tinggi, mata potong intan bisa
menjadi terlalu panas dan karena itu bisa rusak. Lingkaran
bunga api yang berputar bersama dengan mata potong intan
adalah tanda untuk hal ini.
Dalam hal ini hentikan pekerjaan memotong dan biarkan mata
potong intan berputar sebentar tanpa beban pada kecepatan
putaran maksimal untuk mendinginkannya.
Jika pekerjaan makan waktu semakin lama dan terjadi
lingkaran bunga api, maka ini adalah tanda bahwa mata
potong intan telah menjadi tumpul. Ini bisa diasah dengan
cara memotong sedikit-sedikit pada bahan pengikisan,
misalnya batu pasir kapur.
Arah pemotongan (lihat gambar D)
Arah pemotongan harus selalu berlawanan dengan arah gerak
dari alat kerja. Jika tidak, ada bahaya perkakas listrik
terlompat dengan tiba-tiba dari jalur pemotongan.
Mistar sejajar (lihat gambar E)
Dengan mistar sejajar 21 bisa dibuat pemotongan seksama
yang sejajar dengan tepi dari benda yang dikerjakan atau
pemotongan sejajar yang sama lebar.
Lepaskan baut kupu-kupu 20 dan geserkan skala dari mistar
sejajar 21 dalam pegangan di pelat dasar 10. Setelkan lebar
pemotongan yang diperlukan sebagai nilai skala pada tanda
pemotongan 7 atau 8, lihat bab „Tanda-tanda pemotongan“.
Kencangkan kembali baut kupu-kupu 20.
Petunjuk-petunjuk untuk statika
Membuat aluran insalasi pada dinding yang memikul beban
harus tunduk pada peraturan-peraturan norma DIN 1053
Bagian 1 atau peraturan-peraturan yang berlaku di
mancanegara.
Peraturan-peraturan ini mutlak harus ditaati. Sebelum
memulai pekerjaan sedemikian, mintalah nasehat dari ahli
statika, arsitek atau pengawas bangunan.
Rawatan dan servis
Rawatan dan kebersihan
Sebelum mulai dengan pekerjaan pada perkakas
listrik, tariklah steker dari stopkontak.
Perkakas listrik dan lubang ventilasi harus selalu
dibersihkan supaya perkakas bisa digunakan dengan
baik dan aman.
Jika kabel listrik harus digantikan, pekerjaan ini harus
dilakukan oleh Bosch atau Service Center untuk perkakas
listrik Bosch yang resmi, supaya keselamatan kerja selalu
terjamin.
Layanan pasca beli dan konseling terkait
pengoperasian
Layanan pasca beli Bosch menjawab semua pertanyaan Anda
terkait reparasi dan maintenance serta suku cadang produk
ini. Gambar tiga dimensi dan informasi terkait suku cadang
dapat Anda lihat di:
www.bosch-pt.com
Tim konseling pengoperasian dari Bosch dengan senang hati
membantu Anda, jika Anda hendak bertanya tentang produk-
produk kami dan aksesorisnya.
Jika Anda hendak menanyakan sesuatu atau memesan suku
cadang, sebutkan selalu nomor model yang terdiri dari
10 angka dan tercantum pada label tipe produk.
Indonesia
PT Robert Bosch
Palma Tower 10
th
Floor
Jl. RA Kartini II-S Kaveling 6 Sek II
Pondok Pinang, Kebayoran Lama
Jakarta Selatan 12310
Tel.: (021) 3005 5800
Fax: (021) 3005 5801
E-Mail: boschpowertools@id.bosch.com
www.bosch-pt.co.id
OBJ_BUCH-936-006.book Page 58 Tuesday, September 26, 2017 12:39 PM